Kerugian Negara Akibat Judi Online Capai Rp134 Triliun, Alarm Bahaya Sosial dan Ekonomi - Prabowo Buka-Bukaan


---

Prabowo Buka-Bukaan: Kerugian Negara Akibat Judi Online Capai Rp134 Triliun, Alarm Bahaya Sosial dan Ekonomi

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, akhirnya angkat bicara secara terbuka mengenai dampak ekonomi dan sosial yang ditimbulkan oleh maraknya judi online di tanah air. Dalam pernyataannya yang disampaikan di Istana Negara, Prabowo mengungkapkan bahwa kerugian yang diderita Indonesia akibat aktivitas judi daring mencapai sekitar Rp134 triliun per tahun — sebuah angka yang mencengangkan dan menggambarkan betapa seriusnya ancaman ekonomi digital ilegal ini terhadap stabilitas nasional.


---

Judi Online Jadi Momok Baru Ekonomi Rakyat

Menurut Prabowo, Rp134 triliun bukan hanya sekadar angka nominal yang hilang dari perputaran ekonomi nasional. Di balik itu terdapat jutaan rakyat kecil yang terjerat hutang, kehilangan pekerjaan, hingga hancurnya rumah tangga akibat kecanduan judi daring.

> "Ini bukan sekadar masalah moral, tetapi juga masalah ekonomi nasional. Uang sebesar Rp134 triliun itu sebagian besar lari ke luar negeri. Bayangkan jika uang sebanyak itu berputar di sektor produktif, seperti pertanian, UMKM, atau pendidikan," ujar Prabowo dalam keterangannya.



Prabowo menilai bahwa kebocoran ekonomi akibat judi online telah menyebabkan kerugian berlapis: mulai dari hilangnya potensi pajak, terganggunya stabilitas finansial masyarakat, hingga meningkatnya kriminalitas akibat tekanan ekonomi.


---

Fenomena Sosial: Korban Judi Online Menyebar dari Desa hingga Kota

Data Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menunjukkan bahwa lebih dari 2 juta warga Indonesia pernah mengakses situs judi online dalam satu tahun terakhir. Ironisnya, sebagian besar pelaku berasal dari kalangan usia produktif 20–40 tahun, yang seharusnya menjadi pilar pembangunan bangsa.

Pakar sosial dari Universitas Indonesia, Dr. Winda Suryani, menegaskan bahwa efek domino judi online kini mulai terasa hingga ke lapisan masyarakat menengah bawah.

> "Banyak kasus di mana kepala keluarga kehilangan tabungan, istri terlilit pinjaman online untuk menutup kerugian judi, bahkan anak-anak menjadi korban penelantaran," ujarnya.



Fenomena ini bukan hanya terjadi di kota besar, tetapi juga merambah hingga ke daerah-daerah terpencil, karena akses internet yang semakin luas dan promosi agresif dari situs-situs ilegal yang beroperasi lintas negara.


---

Prabowo: Negara Tidak Akan Diam

Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mentolerir praktik judi online dalam bentuk apa pun. Ia telah memerintahkan pembentukan Satuan Tugas Khusus (Satgas Pemberantasan Judi Online) yang terdiri dari unsur Polri, TNI, BSSN, OJK, Kominfo, hingga PPATK untuk melakukan operasi besar-besaran membongkar jaringan finansial di balik praktik ini.

Langkah tegas itu termasuk pemblokiran ribuan situs dan akun media sosial, penelusuran aliran dana, serta penindakan terhadap pelaku dan pihak yang memfasilitasi. Bahkan, pemerintah tengah mengkaji pemblokiran rekening yang digunakan untuk transaksi mencurigakan.

> "Kita akan kejar, siapa pun di belakang jaringan ini. Mereka merusak bangsa dari dalam," tegas Prabowo.




---

Kerugian Tak Hanya Ekonomi, Tapi Juga Moral Bangsa

Selain kerugian ekonomi, Prabowo menyoroti kerusakan moral yang diakibatkan oleh budaya instan yang ditanamkan oleh perjudian digital. Banyak generasi muda kini tergoda mencari uang dengan cara cepat tanpa kerja keras, sesuatu yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur bangsa.

Pakar psikologi klinis, Dr. Rudi Kurniawan, menyebut judi online memiliki efek kecanduan mirip dengan narkoba. Ia menambahkan bahwa adrenalin dan dopamin yang meningkat akibat menang kecil membuat pelaku sulit berhenti, meskipun terus merugi.

> "Inilah jebakan psikologisnya. Mereka berpikir kemenangan besar hanya tinggal satu klik lagi, padahal justru makin dalam terjerumus," jelasnya.




---

Solusi Terpadu: Edukasi, Regulasi, dan Penegakan Hukum

Pemerintah kini tengah mematangkan tiga langkah besar untuk mengatasi judi online secara sistematis:

1. Edukasi Digital untuk Masyarakat
Pemerintah akan menggandeng lembaga pendidikan, tokoh agama, dan komunitas lokal untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya judi online.


2. Penguatan Regulasi dan Pengawasan Transaksi
Bank Indonesia dan OJK diminta memperketat pemantauan aliran dana yang mencurigakan, terutama dari rekening pribadi ke rekening luar negeri.


3. Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Prabowo memastikan bahwa tidak akan ada kompromi terhadap aparat atau pihak swasta yang terbukti melindungi aktivitas perjudian daring.




---

Dampak Terhadap Perekonomian Nasional

Ekonom senior Faisal Basri menyebut bahwa kerugian Rp134 triliun setara dengan 0,8% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Jika uang sebesar itu dialihkan untuk sektor produktif, maka bisa menciptakan 3–4 juta lapangan kerja baru dan menurunkan angka kemiskinan secara signifikan.

Selain itu, Faisal menilai arus keluar uang dari judi online berpotensi memperlemah nilai tukar rupiah, karena banyak dana yang mengalir ke luar negeri melalui jaringan ilegal.


---

Perang Digital yang Panjang

Prabowo menegaskan bahwa perang melawan judi online adalah perang jangka panjang, karena pelaku terus beradaptasi dengan teknologi baru seperti VPN, kripto, dan server luar negeri.

Kominfo sendiri mengaku telah memblokir lebih dari 2,4 juta konten judi online sejak 2023, namun setiap kali satu situs ditutup, puluhan situs baru bermunculan. Oleh karena itu, pemerintah juga akan menjalin kerja sama dengan platform global seperti Google, Meta, dan Telegram untuk memutus akses distribusi konten judi digital.


---

Penutup: Momentum Bangkitkan Etika Digital Nasional

Ungkapan terbuka Presiden Prabowo tentang besarnya kerugian akibat judi online menjadi titik balik kesadaran nasional bahwa kemajuan teknologi harus dibarengi dengan tanggung jawab moral dan literasi digital.

Judi online bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi ancaman terhadap produktivitas, moral, dan masa depan bangsa. Pemerintah telah berjanji akan menindak tegas, namun peran masyarakat tetap menjadi kunci utama: melindungi keluarga, melapor aktivitas mencurigakan, dan menolak segala bentuk perjudian digital.

> "Kita harus jadikan teknologi sebagai alat kemajuan, bukan kehancuran," tutup Prabowo dengan nada tegas.




---



PT SURABAYA SOLUSI INTEGRASI

PT SURABAYA SOLUSI INTEGRASI - JUAL BELI BLOG - JUAL BLOG UNTUK KEPERLUAN DAFTAR ADSENSE - BELI BLOG BERKUALITAS - HUBUNGI KAMI SEGERA

Post a Comment

Support By Yahoo!
Support By Bing

Previous Post Next Post