MacBook Air 13” 2017 — Review Paling Lengkap, Ulasan Mendalam, Spesifikasi, Performa, Kelebihan, Kekurangan, dan Analisis Kelayakan di Tahun Sekarang

MacBook Air 13" 2017 — Review Paling Lengkap, Ulasan Mendalam, Spesifikasi, Performa, Kelebihan, Kekurangan, dan Analisis Kelayakan di Tahun Sekarang

Daftar Isi 

  1. Pendahuluan MacBook Air 13" 2017
  2. Sejarah Perkembangan MacBook Air
  3. Spesifikasi Lengkap MacBook Air 13" 2017
  4. Desain dan Build Quality
  5. Layar MacBook Air 2017: Keunggulan dan Kelemahannya
  6. Performa Mesin dan Benchmark
  7. Performa untuk Kebutuhan Harian
  8. Editing Video & Foto: Bisa atau Tidak?
  9. Produktivitas & Pekerjaan Kantoran
  10. Ketahanan Baterai
  11. Keyboard & Trackpad
  12. Sistem Pendinginan (Thermal)
  13. Port & Konektivitas
  14. Kualitas Audio
  15. Pengalaman Menonton & Multimedia
  16. Penggunaan untuk Gaming
  17. Update macOS & Dukungan Software
  18. Kelebihan MacBook Air 13" 2017
  19. Kekurangan MacBook Air 13" 2017
  20. Perbandingan MacBook Air 2017 vs 2015 vs 2018 vs M1
  21. Harga Pasaran MacBook Air 2017 Tahun Ini
  22. Tips Membeli Unit Bekas
  23. Masalah Umum & Solusi
  24. Optimasi Performa agar Tetap Ringan
  25. Apakah Masih Worth It di Tahun Sekarang?
  26. Siapa yang Cocok Menggunakan MacBook Air 2017?
  27. Kesimpulan Besar

1. Pendahuluan — Mengapa MacBook Air 13" 2017 Masih Banyak Dicari Hingga Sekarang?

MacBook Air 13" 2017 mungkin terdengar seperti laptop "lama", tetapi nyatanya model ini tetap menjadi salah satu MacBook paling banyak dibeli di pasar second Indonesia. Alasannya sederhana:

  • baterai sangat tahan lama
  • ringkas dan ringan
  • keyboard nyaman
  • macOS stabil
  • harga bekas terjangkau
  • build quality masih premium
  • performa masih sangat cukup untuk kebutuhan harian
  • umur pakai Apple sangat panjang

Dengan kombinasi tersebut, MacBook Air 2017 menjadi perangkat yang mampu bertahan dalam waktu lama, terutama untuk pelajar, mahasiswa, penulis, pekerja kantoran, dan freelancer.


2. Sejarah MacBook Air — Dari Revolusi Tipis Hingga Era Pre-Retina

MacBook Air pertama kali hadir pada 2008. Steve Jobs membuat kejutan dengan menarik laptop dari amplop: simbol kelahiran laptop "ultra slim" modern.

Tahun 2010 adalah revolusi berikutnya:
Apple meluncurkan desain wedge yang jauh lebih matang, dan desain ini bertahan hingga 2017.

Model 2017 adalah "perpisahan" era MacBook Air klasik sebelum Apple merilis MacBook Air Retina 2018. Karena itu banyak yang menyebutnya:

"MacBook Air terakhir yang benar-benar klasik."


3. Spesifikasi Lengkap MacBook Air 13" 2017

Prosesor:
Intel Core i5-5350U (2 core 4 thread, 1.8 GHz – 2.9 GHz)
GPU: Intel HD Graphics 6000
RAM: 8 GB LPDDR3 1600 MHz
SSD: 128 GB / 256 GB / 512 GB PCIe
Layar: 13.3" TN, 1440 × 900, 300 nits
Baterai: 54 Wh
Port:

  • 2× USB 3.0
  • 1× MagSafe 2
  • 1× Thunderbolt 2
  • SD Card slot
  • Headphone jack
    Berat: 1.35 kg

4. Desain dan Build Quality — Ringan, Kokoh, Ikonik

MacBook Air 2017 menggunakan desain alumunium unibody yang sama sejak 2010. Desain ini dikagumi karena:

  • ramping
  • kokoh
  • tahan lama
  • elegan
  • tidak mudah bengkok

Meski desainnya berusia bertahun-tahun, laptop ini masih terlihat modern di meja kerja.

Yang membuatnya kokoh:

  • rangka satu blok alumunium
  • engsel kuat
  • bagian bawah besar dan stabil

Tidak heran banyak unit bekas yang masih terlihat seperti baru.


5. Layar — Salah Satu Kelemahan, Tapi Masih Layak Pakai

Keunggulan:

  • konsumsi daya rendah → baterai awet
  • cukup terang dalam ruangan
  • ukuran 13.3" ideal untuk produktivitas

Kekurangan:

  • belum Retina
  • panel TN (warna kurang akurat)
  • sudut pandang sempit

Bagi penulis, blogger, mahasiswa, layarnya sudah lebih dari cukup. Namun desainer grafis profesional kemungkinan akan merasa kurang.


6. Performa Mesin dan Benchmark

Meski hanya memiliki CPU dual-core, macOS membuat perangkat ini bekerja lebih optimal daripada laptop Windows dengan spesifikasi sekelasnya.

Kinerja umum:

  • browsing cepat
  • multitasking ringan mulus
  • editing ringan oke
  • aplikasi kantor lancar
  • booting sangat cepat

Benchmark rata-rata:

  • Geekbench CPU: ±3300
  • SSD Read: 650–700 MB/s
  • SSD Write: 450–500 MB/s

SSD PCIe-nya termasuk cepat untuk laptop tahun 2017.


7. Performa untuk Tugas Harian — Sangat Stabil

Untuk kegiatan harian, MacBook Air 2017 sangat nyaman digunakan:

  • browsing 10+ tab
  • YouTube 1080p lancar
  • Microsoft Office
  • Google Workspace
  • Zoom Meeting
  • WhatsApp Web
  • Telegram
  • Manajemen file
  • Streaming Netflix

Tidak ada lag besar selama tidak menjalankan aplikasi berat.


8. Editing Video & Foto — Bisa, Tapi Tidak untuk Profesional

MacBook Air 2017 bisa editing, tetapi dengan batasan tertentu.

Editing Foto

Software: Lightroom, Photoshop
Mampu untuk:

  • editing ringan
  • color correction dasar
  • cropping
  • filter

Tidak cocok untuk editing ratusan RAW besar.

Editing Video

Software: iMovie, Final Cut Pro
Bisa untuk:

  • video 720p dan 1080p ringan
  • konten YouTube sederhana
  • video promosi ringan

Tidak cocok untuk:

  • video 4K
  • project timeline kompleks
  • color grading berat

9. Produktivitas Kantoran — Tempat MacBook Air Bersinar

Laptop ini sangat cocok digunakan untuk:

  • penulis & blogger
  • mahasiswa
  • admin kantor
  • karyawan remote
  • guru
  • marketing
  • social media admin

Kenapa?

  • keyboard sangat nyaman
  • baterai tahan 8–12 jam
  • ringan untuk dibawa
  • stabil tidak rewel
  • trackpad terbaik di kelasnya

MacBook Air 2017 adalah "laptop sempurna untuk kerja ringan".


10. Ketahanan Baterai — Salah Satu yang Terbaik

Baterai 54 Wh mampu bertahan:

  • 10–12 jam mengetik
  • 8–10 jam browsing
  • 7–9 jam streaming
  • standby hingga berhari-hari

Bahkan unit bekas masih bisa bertahan 5–7 jam setelah bertahun-tahun digunakan.


11. Keyboard & Trackpad — Kenyamanan Maksimal

Keyboard 2017 menggunakan mekanisme scissor switch — bukan butterfly yang bermasalah.

Keunggulan:

  • travel key dalam
  • nyaman untuk mengetik lama
  • tidak cepat rusak

Trackpad Apple adalah yang terbaik di industri: responsif, presisi, halus, dan sangat nyaman digunakan.


12. Sistem Pendinginan — Kencang Tapi Adem

Walau hanya memiliki satu kipas kecil, MacBook Air 2017 tidak mudah panas untuk aktivitas ringan. Mesin akan mulai panas jika:

  • render video
  • menjalankan 20+ tab bersamaan
  • menjalankan aplikasi berat

Namun laptop tetap aman dan tidak throttling parah.


13. Port & Konektivitas — Lengkap Tanpa Dongle

Salah satu keunggulan besar dibanding MacBook modern:

  • USB 3.0 (tanpa dongle)
  • SD Card Slot
  • MagSafe 2
  • Thunderbolt 2

Untuk fotografer, SD Card slot sangat berguna.


14. Kualitas Audio — Cukup Baik, Tidak Luar Biasa

Speaker MacBook Air 2017:

  • suara jernih
  • volume lumayan
  • bass kurang

Masih layak untuk:

  • Zoom Meeting
  • Netflix
  • YouTube
  • musik santai

15. Multimedia & Streaming

Layar 1440×900 mungkin kurang tajam dibanding Retina, tetapi untuk menonton:

  • YouTube
  • Netflix
  • Disney+
  • Prime Video

masih sangat nyaman.

Konsumsi baterai yang hemat membuatnya ideal sebagai laptop multimedia perjalanan.


16. Gaming — Tidak Direkomendasikan, Tapi Bisa Game Ringan

Bisa menjalankan game seperti:

  • Dota 2 (pengaturan rendah)
  • CS:GO low
  • Minecraft
  • Roblox
  • Stardew Valley
  • Hades

Tidak cocok untuk game AAA modern.


17. macOS & Dukungan Software

MacBook Air 2017 mendukung:

  • macOS High Sierra
  • Mojave
  • Catalina
  • Big Sur
  • Monterey (resmi)
  • Ventura, Sonoma, Sequoia (patch OpenCore)

Dengan patch, laptop ini bisa hidup hingga 2030-an.

Aplikasi yang masih didukung:

  • Office 365
  • Google Workspace
  • CapCut Desktop
  • Final Cut (versi lama)
  • Lightroom
  • Photoshop
  • VS Code

18. Kelebihan MacBook Air 13" 2017

✔ baterai awet
✔ ringan
✔ keyboard nyaman
✔ harga bekas murah
✔ SSD cepat
✔ macOS stabil
✔ build quality premium
✔ port lengkap


19. Kekurangan MacBook Air 2017

✘ layar bukan Retina
✘ RAM tidak bisa di-upgrade
✘ prosesor lawas
✘ tidak cocok untuk tugas berat
✘ desain lama


20. Perbandingan MacBook Air 2017 vs Model Lain

vs MacBook Air 2015

2017 lebih cepat → SSD lebih cepat, CPU lebih efisien.

vs MacBook Air 2018

2018 layar Retina, USB-C, tapi keyboard butterfly sering rusak.

vs MacBook Air M1

M1 jauh lebih kencang, 3–5× lipat performanya.


21. Harga Bekas 2025 (Indonesia)

Rata-rata harga MacBook Air 2017 second:

  • 128 GB: Rp 3.800.000 – 4.300.000
  • 256 GB: Rp 4.500.000 – 5.200.000
  • 512 GB: Rp 5.500.000 – 6.800.000

22. Tips Membeli Unit Bekas

  1. Cek cycle count baterai
  2. Cek keyboard
  3. Tes trackpad
  4. Cek layar dead pixel
  5. Periksa kondisi fisik
  6. Cek SSD health

23. Masalah Umum & Solusi

  • Baterai drop → ganti baterai OEM
  • Engsel longgar → kencangkan baut
  • Panas → bersih kipas + ganti thermal paste
  • Lemot → reinstall macOS

24. Optimasi agar Tetap Ringan

  • gunakan browser Safari
  • kurangi ekstensi Chrome
  • update macOS ke versi stabil
  • hindari aplikasi berat

25. Apakah MacBook Air 2017 Masih Worth It?

Jawaban singkat:
SANGAT WORTH IT untuk penggunaan ringan-menengah.

Tidak worth it jika kamu adalah:

  • editor video profesional
  • desainer grafis kelas berat
  • gamer

26. Cocok untuk Siapa?

✔ mahasiswa
✔ karyawan
✔ penulis
✔ pebisnis kecil
✔ pengguna kasual
✔ freelancer administratif


27. Kesimpulan

MacBook Air 13" 2017 adalah:

laptop ringan, tahan lama, stabil, dan sangat nyaman digunakan.

Meskipun bukan laptop terbaru, model ini tetap menjadi pilihan terbaik di kelas 4–6 jutaan.



PT SURABAYA SOLUSI INTEGRASI

PT SURABAYA SOLUSI INTEGRASI - JUAL BELI BLOG - JUAL BLOG UNTUK KEPERLUAN DAFTAR ADSENSE - BELI BLOG BERKUALITAS - HUBUNGI KAMI SEGERA

Post a Comment

Support By Yahoo!
Support By Bing

Previous Post Next Post