---
Profil Komjen Purn Dharma Pongrekun: Jejak Kepemimpinan dan Dedikasi dalam Keamanan Nasional
Komjen Pol (Purn) Dr. (H.C.) Drs. Dharma Pongrekun, M.M., M.H., lahir pada 12 Januari 1966 di Palu, Sulawesi Tengah, adalah sosok purnawirawan Kepolisian Republik Indonesia yang memiliki rekam jejak luar biasa dalam bidang penegakan hukum, keamanan siber, dan pelayanan publik. Dengan pangkat terakhir Komisaris Jenderal (Bintang Tiga), Dharma Pongrekun dikenal sebagai figur yang berintegritas dan berdedikasi tinggi dalam setiap tugas yang diembannya.
---
Latar Belakang Pendidikan dan Akademik
Dharma Pongrekun memulai kariernya dengan menempuh pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 1988. Setelah lulus, ia melanjutkan studi di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, lulus pada tahun 1995. Kemudian, ia meraih gelar Magister Manajemen dari Universitas Bhayangkara Jakarta Raya pada tahun 2002 dan Magister Hukum dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 2006. Pada tahun 2023, Dharma dianugerahi gelar Doktor Kehormatan (Dr. H.C.) dalam bidang studi kemanusiaan oleh MBC University, Depok, sebagai pengakuan atas kontribusinya dalam bidang keamanan siber dan pengembangan sumber daya manusia di Indonesia.
---
Karier Kepolisian dan Keamanan Siber
Awal Karier dan Penugasan di Bareskrim
Setelah menyelesaikan pendidikan, Dharma Pongrekun memulai karier di Kepolisian Republik Indonesia dengan berbagai penugasan di bidang reserse. Ia pernah menjabat sebagai Kanit Intel di Bandung, yang memberikan pengalaman berharga dalam bidang intelijen dan analisis. Kemudian, ia menjabat sebagai Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri pada tahun 2016, di mana ia memimpin berbagai operasi pemberantasan narkoba berskala nasional, termasuk penindakan terhadap jaringan internasional.
Deputi Bidang Identifikasi dan Deteksi BSSN
Pada 25 Mei 2018, Dharma Pongrekun dipercaya menjabat sebagai Deputi Bidang Identifikasi dan Deteksi di Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Dalam posisi ini, ia bertanggung jawab mengawasi sistem deteksi dini ancaman siber, serta koordinasi dengan lembaga lain untuk memastikan keamanan informasi nasional.
Wakil Kepala BSSN
Pada 17 Juli 2019, Dharma Pongrekun dilantik sebagai Wakil Kepala BSSN. Dalam jabatan ini, ia mengawasi keamanan siber nasional, termasuk perlindungan infrastruktur kritis dari ancaman digital. Ia juga terlibat dalam perumusan strategi keamanan siber untuk menghadapi serangan dunia maya yang semakin kompleks.
Analis Kebijakan Utama di Lemdiklat Polri
Setelah pensiun dari Polri pada tahun 2024, Dharma Pongrekun menjabat sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Jianbang di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri (Lemdiklat Polri). Dalam posisi ini, ia berperan dalam pembinaan dan pengembangan perwira Polri, serta memberikan masukan strategis dalam perumusan kebijakan kepolisian.
---
Aktivitas Sosial, Keagamaan, dan Politik
Keterlibatan dalam Kegiatan Sosial dan Keagamaan
Selain karier profesional, Dharma Pongrekun aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Ia menjabat sebagai evangelis di Gereja Bethany Indonesia Sunter Jakarta sejak tahun 2017, menunjukkan kepeduliannya terhadap pembangunan masyarakat berbasis nilai-nilai kemanusiaan. Keterlibatannya dalam kegiatan sosial mencakup pelatihan dan pembinaan generasi muda, pengembangan program kemanusiaan untuk masyarakat kurang mampu, serta peningkatan kesadaran publik tentang keamanan digital dan hukum.
Kiprah Politik: Calon Gubernur DKI Jakarta
Pada Pemilu 2024, Dharma Pongrekun mencalonkan diri sebagai calon gubernur DKI Jakarta melalui jalur independen, berpasangan dengan Dr. Kun Wardana Abyoto. Platform politik Dharma menekankan peningkatan pelayanan publik berbasis teknologi, pemberantasan korupsi dan transparansi anggaran, peningkatan pendidikan dan kesehatan bagi warga Jakarta, serta pengembangan infrastruktur digital untuk smart city.
---
Pandangan dan Kontroversi
Dharma dikenal sebagai sosok yang berpandangan kritis terhadap kebijakan pemerintah. Beberapa isu yang pernah ia soroti antara lain:
1. Sistem Pendidikan Nasional: Ia mengkritik kebijakan pendidikan yang dianggap kurang responsif terhadap kebutuhan generasi muda dan perkembangan teknologi.
2. Penanganan Pandemi: Dharma sempat menyuarakan kekhawatiran terkait Perjanjian Internasional Pencegahan dan Penanggulangan Pandemi, yang menurutnya bisa berdampak pada kedaulatan dan kepentingan rakyat Indonesia.
3. Teknologi dan Keamanan Digital: Ia menekankan pentingnya keamanan data, privasi masyarakat, dan pengembangan infrastruktur siber yang aman. Pandangan ini terkadang menuai kontroversi, tetapi tetap didukung oleh fakta dan pengalaman lapangan.
Dengan gaya kritis dan analitis, Dharma sering menjadi narasumber terpercaya dalam berbagai forum keamanan siber dan hukum nasional.
---
Penghargaan dan Prestasi
Selama bertugas di Polri, Dharma Pongrekun menerima berbagai penghargaan atas dedikasinya, antara lain:
Bintang Bhayangkara Pratama
Bintang Bhayangkara Nararya
Medali Operasi Militer di Aceh
Medali Operasi Kepolisian di Daerah Terpencil
Medali Pengabdian Kepolisian
Medali Pendidikan Kepolisian
Selain itu, ia juga menerima penghargaan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atas kontribusinya dalam misi perdamaian internasional.
---
Kesimpulan
Komjen Purn Dharma Pongrekun adalah sosok yang menginspirasi. Kariernya di Polri yang panjang dan beragam, keterlibatannya dalam keamanan siber, serta aktivitas sosial dan politiknya pasca pensiun menjadikannya contoh pejabat yang berdedikasi tinggi. Dengan pengalaman dan wawasan luas, Dharma terus berkontribusi pada pengembangan keamanan digital, penegakan hukum, dan pelayanan masyarakat di Indonesia.
---