---
Gus Iqdam: Pendakwah Muda Blitar yang Membawa Dakwah Milenial
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial, muncul sosok pendakwah muda yang mampu menjembatani dunia digital dengan nilai-nilai agama. Muhammad Iqdam Kholid, yang akrab disapa Gus Iqdam, adalah contoh nyata dari fenomena ini. Lahir pada 27 September 1994 di Blitar, Jawa Timur, Gus Iqdam kini dikenal luas sebagai pendakwah muda Nahdlatul Ulama (NU) yang berhasil menarik perhatian generasi milenial melalui pendekatan dakwah yang segar dan relevan.
---
Latar Belakang Keluarga dan Pendidikan
Gus Iqdam merupakan putra bungsu dari pasangan KH Kholid dan Nyai Lanratul Farida. Ayahnya adalah pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Hikam II di Desa Karanggayam, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Sejak kecil, Gus Iqdam sudah dibekali dengan pendidikan agama yang kuat. Ia melanjutkan pendidikannya di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, salah satu pesantren besar di Jawa Timur, di mana ia memperoleh bimbingan intensif dari para ulama dan guru besar NU.
Pendidikan yang kuat di pesantren ini menjadi fondasi bagi Gus Iqdam untuk mengembangkan dakwah yang menyentuh banyak kalangan, termasuk generasi muda yang sering kali sulit dijangkau dengan metode konvensional.
---
Majelis Ta'lim Sabilu Taubah
Pada Desember 2018, Gus Iqdam mendirikan Majelis Ta'lim Sabilu Taubah di Desa Karanggayam, Blitar. Nama "Sabilu Taubah" memiliki arti "jalan taubat," mencerminkan tujuan majelis sebagai tempat bagi siapa saja yang ingin memperdalam ilmu agama dan memperbaiki diri.
Awalnya majelis ini hanya dihadiri oleh tujuh orang, namun dalam waktu singkat, jumlah jamaah meningkat pesat hingga ribuan orang dari berbagai daerah di Indonesia. Majelis ini kini dikenal dengan sebutan "Markas ST Pusat" dan menjadi pusat kegiatan dakwah Gus Iqdam. Majelis Ta'lim Sabilu Taubah tidak hanya fokus pada pengajaran agama, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai sosial, etika, dan kepemimpinan bagi generasi muda.
---
Gaya Dakwah yang Menarik Generasi Muda
Keunikan Gus Iqdam terletak pada gaya dakwahnya yang ringan, humoris, dan mudah dipahami. Ia kerap menggunakan analogi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, sehingga jamaah dari berbagai kalangan dapat menyerap pesan dakwah dengan mudah.
Tidak hanya itu, Gus Iqdam memanfaatkan platform digital seperti TikTok, Instagram, dan YouTube untuk menyebarkan ceramahnya. Hal ini membuat dakwahnya tidak terbatas pada ruang fisik, melainkan bisa diakses oleh generasi milenial dan Gen Z di seluruh Indonesia. Salah satu ciri khasnya adalah slogan "Dekengan Pusat", yang selalu menjadi identitas dalam setiap ceramahnya.
---
Aktivitas dan Jadwal Pengajian
Pengajian rutin Gus Iqdam diadakan setiap malam Selasa dan Kamis di Majelis Sabilu Taubah. Setiap pengajian selalu dipenuhi jamaah dari berbagai daerah. Selain itu, Gus Iqdam juga kerap mengisi pengajian di berbagai lokasi, termasuk di tempat wisata edukatif seperti Kampung Coklat Blitar, yang sering menarik ribuan pengunjung.
Pengajian ini tidak hanya sekadar ceramah, tetapi juga diisi dengan kegiatan interaktif, tanya jawab, dan mentoring bagi peserta, sehingga jamaah dapat memahami ajaran agama secara lebih mendalam.
---
Kehadiran di Media Sosial
Gus Iqdam memahami pentingnya media sosial untuk menjangkau generasi muda. Oleh karena itu, ia aktif di beberapa platform berikut:
Instagram: @iqdammuhammad_
YouTube: Gus Iqdam Official
Facebook: Majelis Sabilu Taubah Blitar
Melalui media sosial ini, ceramah Gus Iqdam dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Ia juga sering membagikan konten singkat berupa tips spiritual, motivasi, hingga cerita inspiratif dari kehidupan sehari-hari.
---
Dampak Dakwah Gus Iqdam
Dakwah Gus Iqdam berhasil merangkul banyak kalangan, terutama generasi muda yang cenderung menjauh dari kegiatan keagamaan tradisional. Pendekatan kreatifnya membuat dakwah lebih relevan dengan kehidupan sehari-hari, sekaligus mengajarkan nilai-nilai moral, sosial, dan spiritual yang mendalam.
Selain itu, Gus Iqdam juga dikenal peduli terhadap pendidikan dan kegiatan sosial. Majelis Sabilu Taubah kerap mengadakan pelatihan keterampilan, bakti sosial, dan kegiatan edukasi bagi anak-anak dan remaja, sehingga dakwahnya tidak hanya bersifat spiritual, tetapi juga membangun kualitas hidup jamaah secara keseluruhan.
---
Kesimpulan
Gus Iqdam adalah contoh nyata bagaimana seorang pendakwah muda dapat memanfaatkan pendekatan modern dan teknologi untuk menyampaikan pesan agama dengan cara yang segar dan relevan. Dari awal yang sederhana, Majelis Ta'lim Sabilu Taubah kini menjadi salah satu pusat dakwah yang diminati ribuan orang dari berbagai daerah.
Dengan gaya yang humoris, mudah dipahami, dan strategi dakwah digital, Gus Iqdam berhasil menjangkau generasi milenial dan Gen Z, membuktikan bahwa dakwah tidak harus kaku dan monoton, tetapi bisa inspiratif, menyenangkan, dan tetap menanamkan nilai-nilai agama yang kuat.
---
🎥 Saksikan Pengajian Gus Iqdam
Untuk melihat langsung gaya dakwah Gus Iqdam, Anda bisa menonton cuplikan pengajiannya melalui link berikut:
Rutinan Malam Jum'at Majelis Sabilu Taubah Blitar
---