Grand Heaven Surabaya – Rumah Duka Mewah dengan Konsep Hotel Bintang Lima



Grand Heaven Surabaya – Rumah Duka Mewah dengan Konsep Hotel Bintang Lima

Pendahuluan

Di tengah hiruk pikuk kehidupan kota metropolitan seperti Surabaya dan Sidoarjo, hadir sebuah fasilitas yang memikat perhatian banyak orang: Grand Heaven Surabaya. Dari luar, bangunannya megah dengan arsitektur menyerupai hotel bintang lima, lengkap dengan pilar-pilar besar, kubah tinggi, dan halaman luas. Tak sedikit orang yang baru pertama kali melihatnya mengira bangunan ini adalah hotel, pusat konvensi, atau bahkan mall mewah. Padahal, Grand Heaven sejatinya adalah rumah duka modern yang dirancang untuk memberikan layanan pemulasaraan jenazah, pemakaman, maupun kremasi dengan standar kelas dunia.

Kehadiran Grand Heaven menjadi fenomena tersendiri di Indonesia. Biasanya, rumah duka identik dengan kesan sederhana, suram, bahkan kadang menakutkan. Namun, Grand Heaven berhasil mengubah paradigma itu dengan menghadirkan ruang yang bukan hanya fungsional, tetapi juga penuh kenyamanan, estetika, dan penghormatan mendalam bagi mereka yang berpulang. Konsep ini membuat banyak orang penasaran sekaligus menimbulkan perdebatan: apakah kematian memang harus dikemas semewah itu?

Artikel ini akan mengulas tuntas Grand Heaven Surabaya, mulai dari sejarah, desain arsitektur, fasilitas, layanan lintas agama, hingga dampak sosial dan budaya yang ditimbulkannya.


Sejarah dan Pendirian

Grand Heaven berdiri sebagai salah satu proyek dari PT Heaven Memorial Park, perusahaan yang memang bergerak di bidang layanan pemakaman dan rumah duka. Visi yang diusung adalah menghadirkan layanan duka cita premium di Indonesia, dengan standar fasilitas yang setara hotel mewah.

Pendirian Grand Heaven tidak lepas dari tren global. Di berbagai negara maju, rumah duka modern sudah lama meninggalkan kesan seram. Sebaliknya, mereka menghadirkan suasana yang damai, elegan, bahkan artistik, agar keluarga yang berduka bisa merasa lebih tenang. Konsep itulah yang diadaptasi ke Indonesia, khususnya di Surabaya–Sidoarjo, daerah dengan populasi besar, keberagaman agama, serta daya beli masyarakat menengah atas yang cukup tinggi.

Resmi dibuka pada awal 2020-an, Grand Heaven segera menjadi sorotan. Media nasional meliputnya sebagai rumah duka termegah di Indonesia, bahkan salah satu yang terbesar di Asia Tenggara. Kehadirannya disebut sebagai "out of the box" oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, karena benar-benar berbeda dari rumah duka konvensional.


Lokasi dan Aksesibilitas

Secara geografis, Grand Heaven terletak di Jalan Raya Taman, Ketegan, Kabupaten Sidoarjo, tak jauh dari perbatasan Surabaya. Lokasinya strategis karena berada di jalur utama yang menghubungkan Surabaya dengan Sidoarjo, Gresik, dan Mojokerto.

Bagi tamu yang datang dari luar kota, akses menuju Grand Heaven cukup mudah:

  • Dari Bandara Juanda: sekitar 30 menit dengan mobil.
  • Dari pusat Surabaya (Tunjungan Plaza): ± 45 menit.
  • Dari Gresik atau Mojokerto: bisa dicapai melalui tol dalam waktu 1–1,5 jam.

Selain akses jalan raya yang luas, Grand Heaven memiliki area parkir raksasa yang mampu menampung ratusan mobil sekaligus. Bahkan, tersedia juga parkir indoor layaknya mall atau hotel. Ini sangat penting mengingat rumah duka biasanya ramai oleh kerabat, sahabat, maupun tamu pelayat.


Desain Arsitektur dan Konsep Bangunan

Daya tarik utama Grand Heaven adalah arsitekturnya yang megah. Bangunannya mengadopsi gaya Neo-Klasik Modern, dengan pilar-pilar besar bergaya Yunani-Romawi, kubah tinggi, serta penggunaan marmer Italia di banyak bagian.

Masuk ke dalam, pengunjung akan merasakan nuansa seperti hotel berbintang: lobi luas dengan lampu gantung kristal, sofa empuk, meja resepsionis elegan, hingga ornamen patung klasik. Di beberapa sudut, terdapat patung "Nike Goddess" yang melambangkan kemenangan dan kedamaian. Semua ini memberi kesan sakral sekaligus artistik.

Tidak berhenti di situ, Grand Heaven juga memperhatikan detail interior ruang duka. Tiap ruang memiliki pencahayaan hangat, karpet tebal, kursi empuk, dan sistem ventilasi modern. Suasananya jauh dari kesan seram; justru terasa damai dan penuh penghormatan.


Fasilitas Utama

Grand Heaven memiliki 60 ruang duka dengan berbagai kategori:

  1. President Suite Room

    • Luas sekitar 8×40 meter.
    • Dilengkapi kamar keluarga eksklusif dengan tempat tidur, TV, sofa, pantry, dan kamar mandi bathtub.
    • Cocok untuk keluarga besar atau tokoh publik yang mendapat banyak pelayat.
  2. VVIP Room

    • Luas ± 4×25 meter.
    • Fasilitas hampir setara President Suite, hanya lebih kecil.
  3. Suite Room

    • Luas ± 4×19 meter.
    • Tetap mewah, dengan ruang duka nyaman, lounge, dan fasilitas keluarga.

Selain ruang duka, Grand Heaven juga memiliki:

  • Lobi utama & lounge: luas, nyaman, dengan suasana seperti hotel.
  • Cafetaria & coffee shop: agar tamu bisa beristirahat atau makan.
  • Ruang ibadah: mushola untuk Muslim, kapel untuk Kristen, serta ruang doa lintas agama.
  • Kolumbarium: tempat penyimpanan abu jenazah bagi keluarga yang memilih kremasi.

Layanan untuk Berbagai Agama

Grand Heaven dirancang inklusif, melayani semua agama:

  • Islam: tersedia mushola besar untuk salat jenazah, layanan pemakaman, serta fasilitas pengurusan jenazah sesuai syariat.
  • Kristen: ruang ibadah untuk misa penghiburan, serta layanan pemakaman maupun kremasi.
  • Buddha & Hindu: ritual doa dan kremasi sesuai adat masing-masing.
  • Agama lain: disediakan ruang khusus yang fleksibel.

Kehadiran fasilitas lintas agama ini jarang ditemukan di rumah duka lain di Indonesia, sehingga Grand Heaven sering menjadi pilihan bagi keluarga multiagama.


Paket dan Biaya Layanan

Grand Heaven menyediakan berbagai paket layanan duka dengan harga bervariasi, menyesuaikan kebutuhan keluarga:

  • Paket Muslim: mulai dari Rp 6,5 juta, termasuk peti jenazah sederhana, ruang duka, serta layanan pemakaman.
  • Paket Non-Muslim: mulai dari Rp 15,9 juta.
  • Paket Platinum: sekitar Rp 62,5 juta, dengan fasilitas lengkap ruang VVIP + layanan tambahan.
  • Paket Titanium: lebih eksklusif, biasanya untuk keluarga yang menginginkan fasilitas tertinggi.

Harga ini mungkin terkesan mahal, tetapi jika dibandingkan dengan fasilitas hotel berbintang yang setara, banyak keluarga menganggapnya wajar.


Testimoni dan Pengalaman

Banyak keluarga yang menggunakan Grand Heaven merasa puas. Beberapa testimoni menyebut:

  • "Kami tidak merasa seperti di rumah duka, tapi seperti di hotel. Suasananya tenang dan nyaman."
  • "Ruangannya luas, bersih, dan stafnya ramah."
  • "Untuk tamu yang datang dari luar kota, fasilitas lounge dan cafetaria sangat membantu."

Testimoni ini menunjukkan bahwa Grand Heaven bukan sekadar rumah duka, melainkan ruang penghormatan terakhir yang penuh martabat.


Grand Heaven dalam Perspektif Sosial

Kehadiran Grand Heaven memicu perbincangan di masyarakat. Sebagian mengapresiasi karena memberi standar baru layanan duka di Indonesia. Namun, sebagian lain mengkritik, menilai kematian seharusnya sederhana, bukan dipenuhi kemewahan.

Dari perspektif budaya, Grand Heaven menandai pergeseran paradigma: dari rumah duka yang sederhana ke arah rumah duka yang lebih modern dan manusiawi. Hal ini sejalan dengan tren global di mana kematian bukan lagi sesuatu yang menakutkan, melainkan momen perpisahan yang dirayakan dengan penuh penghormatan.


Perbandingan dengan Rumah Duka Lain

Jika dibandingkan dengan rumah duka di Jakarta, Bandung, atau Medan, Grand Heaven memang jauh lebih mewah. Beberapa rumah duka di kota besar biasanya hanya menyediakan ruang sederhana, tanpa fasilitas lounge atau restoran.

Di luar negeri, rumah duka modern seperti di Jepang atau Amerika Serikat sudah memiliki konsep mirip Grand Heaven. Artinya, Grand Heaven berhasil membawa standar internasional ke Indonesia.


Dampak Ekonomi dan Pariwisata Religius

Grand Heaven juga berdampak pada ekonomi lokal:

  • Menyerap banyak tenaga kerja, dari staf resepsionis hingga teknisi.
  • Mendorong bisnis kuliner dan akomodasi di sekitar lokasi.
  • Menjadi semacam "ikon wisata arsitektur" karena banyak orang yang datang sekadar melihat bangunan megahnya.

Grand Heaven di Media

Media nasional seperti CNN Indonesia, Kompas, dan Surabaya Pagi beberapa kali meliput Grand Heaven. Foto-fotonya sering viral di media sosial, dengan komentar warganet yang terkagum-kagum. Ada yang memuji, ada juga yang skeptis. Namun, tak bisa dipungkiri, Grand Heaven sukses menjadi sorotan publik.


Pandangan Tokoh Agama dan Pemerintah

Gubernur Khofifah menyebut Grand Heaven sebagai fasilitas yang out of the box dan komprehensif. Pemuka agama Kristen dan Buddha juga mengapresiasi kehadirannya, karena memberi ruang ibadah yang layak.

Namun, ada juga suara kritis dari kalangan Muslim konservatif yang menilai layanan mewah untuk kematian berpotensi berlebihan.


Tantangan dan Masa Depan

Tantangan Grand Heaven adalah bagaimana menjaga standar pelayanan tetap tinggi, sekaligus menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang beragam. Selain itu, isu biaya juga bisa menjadi hambatan, karena tidak semua keluarga mampu.

Ke depan, konsep Grand Heaven mungkin akan menyebar ke kota-kota besar lain di Indonesia, menciptakan tren baru dalam layanan rumah duka.


Kesimpulan

Grand Heaven Surabaya bukan sekadar rumah duka. Ia adalah simbol perubahan cara masyarakat Indonesia memandang kematian: bukan sebagai sesuatu yang menakutkan, tetapi sebagai momen sakral yang layak dihormati dengan penuh keindahan dan kenyamanan.

Dengan fasilitas megah, layanan lintas agama, serta standar setara hotel bintang lima, Grand Heaven benar-benar mengubah wajah rumah duka di Indonesia.


✍️ 

PT SURABAYA SOLUSI INTEGRASI

PT SURABAYA SOLUSI INTEGRASI - JUAL BELI BLOG - JUAL BLOG UNTUK KEPERLUAN DAFTAR ADSENSE - BELI BLOG BERKUALITAS - HUBUNGI KAMI SEGERA

Post a Comment

Support By Yahoo!
Support By Bing

Previous Post Next Post