---
Bab 4 – Memasang dan Mengatur Iklan AdSense
4.1 Cara Mendapatkan Kode Iklan
Setelah akun AdSense disetujui, kamu bisa mulai membuat unit iklan:
1. Login ke AdSense → masuk ke menu Iklan.
2. Klik Unit Iklan Baru atau By Site.
3. Pilih format iklan yang diinginkan (teks, display, in-article, in-feed, dll).
4. Sesuaikan ukuran dan gaya iklan.
5. Simpan dan salin kode JavaScript yang diberikan Google.
📌 Kode iklan ini harus ditempel di bagian HTML situs atau melalui widget di Blogger/WordPress.
---
4.2 Menempatkan Iklan di Blog
Untuk Blogger:
Masuk ke Tata Letak → Tambahkan Gadget → HTML/JavaScript → paste kode iklan.
Atur posisi sesuai keinginan (header, sidebar, atau dalam postingan).
Untuk WordPress:
Gunakan widget HTML di sidebar/footer.
Bisa juga pakai plugin seperti Advanced Ads atau Ad Inserter untuk kontrol penuh.
---
4.3 Jenis-jenis Format Iklan AdSense
Display Ads → Iklan bergambar responsif.
In-Article Ads → Tampil di antara paragraf artikel.
In-Feed Ads → Menyatu dengan daftar konten.
Matched Content (jika tersedia) → Rekomendasi konten dengan iklan.
Auto Ads → Google otomatis memilih posisi dan format iklan.
💡 Tips: Untuk pemula, gunakan Auto Ads dulu, lalu perlahan beralih ke penempatan manual untuk optimasi CTR.
---
4.4 Penempatan Strategis untuk CTR Tinggi
Berdasarkan pengalaman publisher sukses, posisi iklan yang efektif:
1. Di atas konten (Above the fold) – Muncul langsung saat halaman dibuka.
2. Di tengah artikel – Menyela bacaan tanpa terlalu mengganggu.
3. Di akhir artikel – Target pembaca yang sudah selesai membaca.
4. Sidebar – Terlihat sepanjang pengunjung menggulir halaman.
📌 Peringatan: Jangan menaruh iklan terlalu dekat dengan tombol navigasi atau dibuat mirip seperti bagian konten, karena bisa dianggap manipulatif dan berisiko banned.
---